Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), meminta pemerintah pusat membantu pemenuhan daging meugang bagi masyarakat Aceh, khususnya pascabencana. Mualem memahami bahwa meugang bukan sekadar tradisi, melainkan simbol harga diri dan ketahanan keluarga masyarakat Aceh.
Tradisi meugang sendiri berakar kuat sejak masa Kerajaan Aceh Darussalam di bawah kepemimpinan Sultan Iskandar Muda. Mualem berharap pemerintah pusat memprioritaskan pengiriman daging untuk konsumsi masyarakat jelang Ramadhan, terutama bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Mualem mengusulkan pemerintah membuka kran impor daging sapi atau sapi hidup dari negara-negara seperti Australia dan India untuk menstabilkan harga. Harga daging sapi di Aceh saat ini mencapai Rp200.000-Rp300.000 per kilogram. (Jupri)

















